Beranda > berita dan informasi penerbangan > Penggabungan Tiket & Airport Tax Bisa Molor ke November

Penggabungan Tiket & Airport Tax Bisa Molor ke November

Penggabungan Tiket & Airport Tax Bisa Molor ke November

Jakarta, (Analisa). Penyatuan Passanger Service Charge (airport tax) dan tiket pesawat bisa molor hingga bulan November 2012 jika jaringan teknologi dan informasinya (TI) belum terintegrasi dengan baik.
Kepala Humas PT Angkasa Pura I (Persero), Merpin Butarbutar, menjelaskan proses penggabungan airport tax dengan tiket pesawat PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIIA) bisa berlangsung lama. Semua bergantung pada kesiapan sistem TI milik Garuda. Bahkan kalau sistem TI belum siap, penggabungan baru bisa berjalan pada November 2012.

“Sistem IT di Garuda dapat disingkronisasikan yang diperkirakan akan selesai 31 Oktober 2012, diharapkan jika proses semuanya selesai, baru setelah itu bisa diimplementasikan,” kata Merpin kepada detikFinance, Sabtu (1/9).

Selain menjelaskan tentang kesiapan sistem IT di Garuda, Merpin mengatakan pengintegrasian sistem airport tax dengan tiket pesawat Garuda juga harus memperoleh persetujuan dari International Air Transport Association (IATA).

“Jadi pihak harus Garuda harus melaporkan dan meminta approval (persetujuan) dari IATA dulu, karena di sana akan PSC (airport tax) akan diproses melalui ticket tax box services di IATA dulu,” tutup Merpin.

Sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan untuk kemudahan proses penerbangan di Indonesia, aiport tax dan tiket pesawat akan digabungkan. Hal ini pertama-tama akan diterapkan di maskapai plat merah, Garuda, mulai 1 September 2012.

Kala itu, Vice President Communication Garuda, Pujobroto mengakui pihaknya secara teknis dan sistem telah siap menerapkan program penggabungan airport tax ke dalam tiket pesawat Garuda.

Garuda sudah siap sekiranya penyatuan airport tax dan tiket tersebut dilaksanakan. Selama ini Garuda juga menyarankan agar hal tersebut dapat dilaksanakan karena akan memberikan keuntungan/kemudahan bagi penumpang dan pengelola bandara,” ungkap Pujo kepada detikFinance, Jumat (25/8).

Penjelasan Sebab Molornya

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura II, Tri Sungkono mengatakan kesiapan Teknologi Informasi (IT) yang dikelola oleh Garuda dinilainya belum siap mendukung sistem penggabungan airport tax dan tiket Garuda.

“Jadi memang rencana mungkin mundur akhir bulan depan karena pelaksanaan harus siap IT,” ungkap Tri kepada detikFinance, Sabtu (1/9).

Selain itu, Tri menjelaskan sistem yang telah diterapkan pada bandara-bandara di negara maju ini ternyata harus memperoleh persetujuan dan legalisasi terlebih dahulu dari International Air Transport Association (IATA).

“Kedua adalah airline (pihak Garuda) harus mendaftarkan persetujuan IATA. Sekarang menyangkut tiket itu terkait IATA,” tambahnya.

Selain persoalan perijinan dan IT yang belum siap, Tri menilai bahwa sistem penggabungan aiport tax dan tiket juga harus terintegrasi dengan jaringan biro perjalan (travel).

Pada kesempatan itu juga, Tri sedikit menunjukkan ekspresi kekecewaannya terhadap pihak Garuda yang sebelumnya mengaku telah siap menerapkan sistem terintrasi tersebut.

Garuda sebelumnya bilang siap, ternyata di lapangan tidak semudah itu, harus terintegrasi dengan travel dan memperoleh persetujuan dari IATA,” tutup Tri.

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan untuk kemudahan proses penerbangan di Indonesia maka aiport tax dan tiket pesawat akan digabungkan. Pada awalnya akan diterapkan di maskapai plat merah, Garuda mulai 1 September 2012.

Selain itu, dari pihak maskapai yaitu Vice President Communication Garuda, Pujobroto merasa yakin pihaknya secara teknis dan sistem telah siap menerapkan program penggabungan airport tax ke dalam tiket pesawat Garuda.

Garuda sudah siap sekiranya penyatuan airport tax dan tiket tersebut dilaksanakan. Selama ini Garuda juga menyarankan agar hal tersebut dapat dilaksanakan karena akan memberikan keuntungan/kemudahan bagi penumpang dan pengelola bandara,” ungkap Pujo kepada detikFinance, Jumat (25/8/2012). (dtc)

sumber :
http://www.analisadaily.com/news/read/2012/09/03/71749/penggabungan_tiket_airport_tax_bisa_molor_ke_november/#.UEWWWyIl8v8

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: