Beranda > Berita Lion Air, informasi terbaru > Lion Garap Segmen Layanan Penuh

Lion Garap Segmen Layanan Penuh

Home > Berita > Lion Garap Segmen Layanan Penuh

foto : majujayasenantiasaabadi.wordpress.com

JAKARTA (Suara Karya): Maskapai penerbangan Lion Air menyiapkan 10 unit pesawat Boeing 737-800 New Generation (NG) untuk penerbangan dengan layanan penuh (full service). Untuk tahap pertama akan dimulai rute ke India, Bangkok, Singapura, dan Australia.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan, bisnis ini akan dilakukan oleh anak usaha PT Batik Air yang secara resmi akan diperkenalkan ke publik pada 8 Juni mendatang. Selain itu, Lion Air juga akan meluncurkan layanan sewa (sharter) pesawat yang dikelola PT Angkasa Super Service dengan armada dua pesawat Fokker. Layanan yang digarap Lion Air ini merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar dan permintaan penumpang.

“Penerbangan layanan penuh ini merupakan kebutuhan dan permintaan masyarakat,” katanya di Jakarta, Kamis (24/5), saat mengumumkan perpindahan penerbangan Jakarta-Denpasar dari Terminal I ke Terminal III Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut dia, Batik Air secara ressmi mulai beroperasi pada awal 2013. Saat ini, Lion Air sedang menyelesaikan pengurusan perizinan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Ini perusahaan baru, izinnya terpisah. Sekarang sedang kita urus surat izin usaha penerbangan dan lisensi terbangnya dan diperkirakan pada akhir tahun ini selesai. Dengan demikian, pada awal 2013, maskapai baru milik Lion Air Group ini akan hadir melayani masyarakat,” tutur Edward.

Dia lantas optimistis program pengembangan bisnis Lion Air Group ini akan terealisasi, karena dari sisi finansial sudah tidak ada masalah dan persyaratan penguasaan 10 unit pesawat sudah dipenuhi. Apalagi layanan penerbangan yang akan digarap Batik Air memang sudah lama direncanakan.

“Yang kita garap pelanggan Lion Air juga, khususnya yang secara ekonomi naik kelas dan memerlukan layanan khusus. Kalau untuk domestik, penerbangan layanan penuh akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Penumpang dari India atau Singapura yang melanjutkan penerbangan ke kota lain di Indonesia bisa kita layani. Tinggal menyesuaikan rutenya saja,” tutur Edward.

Sementara itu, perpindahan layanan penerbangan Jakarta-Denpasar dari Terminal I ke Terminal III Bandara Soekarno-Hatta per 30 Mei 2012 ini merupakan bagian dari penataan pelayanan. Penerbangan Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta sendiri mencapai 26 kali dengan rata-rata tingkat isian penumpang (load factor) 90 persen. Tentunya perpindahan ke terminal III di Bandara SoekarnoHatta ini akan mengurangi tingkat kepadatan di Terminal I,” ujar dia. (Syamsuri S)

sumber :
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=303986

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: