Beranda > traveling tips > Tips Saat Terpaksa Tidur di Bandara

Tips Saat Terpaksa Tidur di Bandara

UNTUK beberapa alasan Anda mungkin akan mengalami tidur di bandara akibat delay yang terlalu lama. Anda mungkin bertanya pada diri sendiri. Bagaimana melakukannya? Apa yang harus saya persiapkan? Tips apa yang Anda miliki untuk berbagi dengan orang yang baru pertama kali?

Nah, berikut ini adalah beberapa ide yang akan membantu Anda untuk mengatasi masalah tidur di bandara.

1. Selalu memiliki rencana cadangan
Ini adalah tips yang paling penting bagi siapa saja yang secara sukarela tidur di bandara. Pihak bandara tidak sepenuhnnya mendukung gagasan tidur di bandara. Meskipun dari 95 persen bandara akan menendang Anda keluar, Anda akan ditanya mengapa Anda berada di sana, mengapa Anda tidak berada dalam sebuah hotel seperti orang normal dan mereka akan meminta bukti bahwa apakah Anda benar-benar penumpang dari salah satu maskapai penerbangan.

Jadi bersiaplah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, karena mereka tampaknya tidak akan menghargai Anda yang dianggapnya sebagai ’limbah’ besar-besaran di bandara.

2. Mengharapkan penerbangan harus dibatalkan dan bersiaplah
Jika cuaca atau keterlambatan jadwal menyebabkan Anda untuk duduk di bandara untuk lebih lama daripada yang Anda harapkan, secara dengan baik telah disiapkan mereka sebuah ruangan khusus.

3. Bawa sesuatu yang nyaman
Dalam beberapa bandara, memang menyiapkan kantong tidur yang lebih tepatnya seperti jerami yang mematahkan punggung Anda. Jadi solusinya adalah bawa sendiri kantung tidur dan bantal milik pribadi Anda.

Harap diingat jika Anda mengambil keuntungan dari penginapan gratis ini terlalu banyak, petugas bandara akan melakukan tindakan keras, yang akhirnya membuat Anda lebih sulit untuk memperoleh posisi tidur yang wajar.

4. Arrival Lounge lebih baik
Arrival Lounge biasanya lebih nyaman daripada Departure Lounge. Sungguh menakjubkan betapa berbedannya kedua tempat ini di beberapa bandara. Tentu saja logikanya bahwa beberapa bandara tampaknya mengetahui penumpang yang berangkat tidak akan duduk berjam-jam di counter tiket.

Sementara Arrival Lounge memang bertujuan untuk membuat semua anggota keluarga yang menunggu dijemput akan mungkin tertunda lebih dari empat jam. Maka tidak salah jika Arrival Lounge dijadikan lebih nyaman.

5. Ketika tidur adalah mustahil
Sebagai contoh, di bandara Jenewa tidak akan yang bisa Anda lakukan karena memang tidak ada yang bisa diajak bicara. Kondisi tersebut juga mungkin bisa dialami juga di salah satu bandara di Indonesia. Maka lebih baik Anda siapkan majalah, novel, ataupun ipod agar dapat menghibur diri sendiri.

6. Tidur di bandara karena terpaksa
Bila Anda terpaksa menginap di bandara karena masalah penerbangan, pastikan Anda diberi akses masuk ke ruang mereka. Hal ini sangat dianjurkan untuk bandara dengan kursi yang tidak nyaman di ruang transit utama/atau departure lounge.

7. Perhatikan pakaian yang Anda pakai
Gunakan pakaian yang akan membuat Anda merasa nyaman jika sudah tidak tahan dengan udara dingin di bandara. Yang satu ini mungkin agak menggelikan, tapi percayalah bau badan dari penumpang lain kadang susah ditebak, maka siapkan masker untuk menghalau bau tersebut.

8. Lakukan dengan gembira
Tidur di bandara bisa jadi petualangan maka bersenang-senanglah, karena mungkin saja petualangan ini tidak bisa terulang lagi di liburan Anda berikutnya. (*/OL-08)

sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: